![]() |
| Fajar/Rian menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Malaysia di babak delapan besar Piala Thomas 2018 (dok. PBSI) |
Fajar/Rian merupakan pasangan dengan peringkat 12 dunia dan telah mengoleksi satu gelar turnamen BWF tahun ini yakni di ajang Malaysia Masters 2018 Januari lalu. Fajar/Rian yang awalnya sempat diragukan untuk masuk ke tim Thomas karena kurang konsisten, akhirnya mereka berhasil menyingkirkan kandidat lainnya seperti Rian Agung/Angga Pratama dan Berry Angriawan/Hardianto.
Saat tim Thomas Indonesia memulai petualangannya di babak penyisihan grup B Piala Thomas 2018 melawan Kanada, Fajar/Rian langsung diberikan kesempatan untuk melakoni debutnya di ajang bergengsi ini sebagai pasangan ganda putra pertama di partai keempat.
Fajar/Rian tidak menemui kesulitan berarti di pertandingan pertamanya setelah berhasil mengalahkan pasangan asal Kanada, Jason Anthony Ho-Hsue/Nyl Yakura dengan dua gim langsung 21-17 21-14.
Kemenangan di pertandingan perdana membuat pasangan Fajar/Rian kembali dipercaya untuk tampil di pertandingan kedua babak penyisihan grup B melawan tuan rumah Thailand. Saat itu mereka tampil di partai keempat sebagai ganda putra kedua.
Takluknya pasangan ganda putra nomor satu di dunia, Kevin/Gideon membuat Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sebelumnya tertinggal 0-1 melalui poin yang dihasilkan oleh Anthony Sinisuka Ginting. Di partai ketiga, Ihsan Maulana Mustofa mampu kembali membawa tim Indonesia unggul 2-1 setelah mengalahkan Kantaphon Wangcharoen.
Pada partai keempat, banyak pecinta bulutangkis Indonesia yang ragu dengan Fajar/Rian akan meraih kemenangan karena merasa tertekan menjadi penentu pertandingan di Piala Thomas pertamanya. Namun ternyata mereka mampu menjawab keraguan semuanya setelah mengalahkan pasangan Tinn Isriyanet/Dechapol Puavaranukroh dalam 33 menit dengan angka 21-10 dan 21-18. Kemenangan tersebut akhirnya membuat Indonesia berhasil melaju ke babak delapan besar Piala Thomas 2018 dan Fajar/Rian langsung mendapatkan banyak pujian.
Pertandingan terakhir tim Indonesia di babak penyisihan grup B melawan Korea, sekaligus perebutan juara grup, Fajar/Rian diistirahatkan sejenak dan posisinya digantikan oleh pasangan juara dunia dua kali, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Tim Indonesia akhirnya berhasil keluar sebagai juara grup setelah menaklukan Korea dengan skor 3-2. Pertandingan selanjutnya tim Indonesia ditantang oleh negara tetangga, Malaysia di babak delapan besar.
Pada pertandingan melawan Malaysia, Indonesia sempat tertinggal 1-0 setelah Anthony Ginting harus menyerah dari Lee Chong Wei. Namun Indonesia mampu membalikkan kedudukan menjadi 1-2 setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Jonatan Christie meraih kemenangan dan memberikan 2 poin penting bagi tim Indonesia.
Di partai keempat, pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi menyerahkan kepada Fajar/Rian untuk bisa kembali menyumbang poin bagi tim Indonesia. Benar saja, Fajar/Rian akhirnya untuk kedua kalinya menjadi penentu kemenangan Indonesia dan meloloskan tim Indonesia melaju ke semifinal setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Teo Ee Yi dalam pertarungan tiga gim dengan angka 21-18, 10-21, dan 21-9.
Keberhasilan Fajar/Rian menjadi penentu kemenangan di dua pertandingan tim Indonesia seakan menjawab keraguan yang ditujukan kepada mereka sekaligus membuktikan bahwa mereka dapat diandalkan tim Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar